2021
Di mulai dengan kisah haru bertabur kembang api ,
Hingga lenyap nyawa batre hp di saku ini,
Terkantuk di pagar dinding rumah orang
Agar hati seseorang bisa senang , dan riang ,.
Namun kisah haru , menyayat hati dgn sembilu kabar dengan rumor yg beredar , ygmembuat setengah fikir menjadi tak sadar , kau terbaring lemah , takberdaya ,
Di siksa derita batin dan derita fisik yg menyeduh air mata ,
Layaknya tetes saringan ampas kopi v sixty yg menggeriuk menetes perlahan yg kental , menjadikan ruang yg penuh asa menjadi hampa,
Kau tersiksa bantin ini juga terluka , raga kau mengerang , raga ini terngerang meriang.
Kuketik nan tulis ini tuk seorang , tak memungkinkan ini cerita kau dan aku ,
Kau yg ku sayang , imut , cantik nan lugu ,
Tak terucap satu kata yg ragu .
Kata maaf kau lontarkan , katabersalah kau lepaskan , kata-kata yg meneteskan air mata ini di dalam kelam ,
Terlelaplah matahari ku , ditengah malam yg dingin ini bulan menunggu sapa manjamu di setiap pagi , dan senyum hangat malam mu yg , menguatkan asa dalam fikir. Serta gurau canda mu yg sering muncul tiba tiba ,haha kadang menggelitik juga , yah kau yg cantik jelita , kau ❤
palembang 13 january 2021
Komentar
Posting Komentar